Aktivitas PETI di Desa Popai Melawi Marak, Penambangan Nyaris Mencapai Jalan Perusahaan

admin
30 Apr 2026 13:55
2 menit membaca

LensaHukum, Melawi, Kalbar – Deru mesin penambangan emas tanpa izin atau PETI kini tidak lagi hanya menggema dari tengah aliran sungai di Kabupaten Melawi.

Aktivitas lanting emas tersebut terpantau telah merambah hingga ke wilayah daratan dan menciptakan kawah-kawah baru yang menganga di Bumi Juang.

Hasil penelusuran lapangan pada Rabu, 29 April 2026, mengungkap fakta mengkhawatirkan yang terjadi di Desa Popai, Kecamatan Ella Hilir.

Lubang-lubang galian tambang ilegal tersebut kini berada pada posisi yang sangat dekat, yakni hanya berjarak beberapa meter dari badan jalan perusahaan.

Kondisi ini sangat riskan, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama logistik dan mobilitas warga yang berada tidak jauh dari titik penyeberangan sungai.

Transformasi pola penambangan dari wilayah perairan ke daratan ini menandakan eksploitasi yang semakin agresif tanpa mengindahkan aspek keselamatan infrastruktur.

Tanah di sekitar jalan perusahaan tersebut kini mulai rentan mengalami kelabilan akibat pengikisan lapisan bawah yang dilakukan secara masif oleh para penambang.

Seorang warga setempat yang identitasnya enggan disebutkan membenarkan bahwa geliat aktivitas ilegal ini merupakan fenomena yang terus berlangsung.

“Memang warga sini yang kerja. Kalau masalah hasil ada atau tidaknya, saya tidak tahu,” ujar warga tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media.

Warga tersebut juga menggambarkan bahwa desakan kebutuhan ekonomi sering kali menjadi alasan utama bagi masyarakat untuk tetap bekerja di lokasi berisiko tersebut.

“Coba saja langsung turun ke lanting untuk tanya kepada para pekerja di sana,” tambahnya, sembari menunjuk ke arah kepulan asap mesin penyedot.

Meskipun aktivitas ini berlangsung secara terbuka di dekat akses publik, hingga saat ini belum terlihat adanya upaya penertiban yang signifikan dari otoritas terkait.

Halaman:

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x